Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Deklarasi dilakukan bersamaan dengan penutupan kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional 2018 yang dirangkai dengan peringatan Hari Bumi di alun-alun Blora, Minggu (22/4/2018).

Kegiatan itu juga dihadiri Bupati Djoko Nugroho, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora Umi Kulsum, Sekda Bondan Sukarno, Ketua Persit KCK Kodim 0721/Blora, Kepala OPD dan diikuti seluruh tenaga kebersihan se-Kabupaten Blora.

Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan bantuan kendaraan pengangkut sampah, kartu BPJS Kesehatan dan sembako secara simbolis oleh Bupati kepada para tenaga kebersihan. Bupati didampingi tamu undangan juga berkesempatan meninjau pameran produk olahan sampah dari beberapa sekolah Adiwiyata yang ada di Kabupaten Blora

Bupati Djoko Nugroho meminta agar seluruh elemen masyarakat bisa meningkatkan kepedulian terhadap sampah. Tidak hanya tukang sapu saja, namun juga semuanya. Misalnya membuah sampah pada tempatnya dengan memisahkan antara sampah organik dan anorganik. Sehingga mempermudah dalam pengolahan selanjutnya.

”Saya ingin kedepan tidak hanya sekolah saja yang dilombakan untuk penilaian Adiwiyata, namun instansi pemerintahan juga harus ikut dinilai agar lingkungannya hijau dan terawat. Karena menjaga kebersihan lingkungan itu juga penting dan akan menjadi contoh dalam masyarakat,” tegas Djoko.
Menurut Djoko, jika sampah di Blora bisa dikelola dengan baik dan benar maka ia yakin Kota Sate ini bisa memperoleh penghargaan Adipura kembali. ”Peralatan sampah terus kita lengkapi, bank sampah sudah didirikan. Maka sudah seharusnya semua komponen bergerak bersama mewujudkan Blora yang bersih dan sehat, bebas sampah,” lanjutnya.Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dewi Tedjowati menjelaskan, pencanangan Hari Peduli Sampah Nasional tahun 2018 telah dilaksanakan selama tiga bulan terhitung sejak 21 Januari hingga 21 April kemarin. Dalam tiga bulan tersebut, sudah dilaksanakan sejumlah kegiatan sebagai upaya peduli sampah.Di antaranya, bersih sampah di aliran Sungai Bengawan Solo, Sungai Grojogan, dan Sungai Lusi. Kemudian Jumat GAUL (Gerakan Aksi Untuk Lingkungan), pembentukan bank sampah di TPA Temurejo.”Melalui kegiatan tersebut, kita berharap masyarakat Blora bisa semakin peduli untuk mengelola sampah dengan baik sehingga tidak mengotori lingkungan,” jelasnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler