Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Mulai dari kirab, prosesi wisuda, penyerahan ijazah atau sertifikat hingga sambutan dan hiburan. Iringan musik gamelan menjadikan nuansa Jawa makin terasa.

Mereka yang mengikuti wisuda adalah siswa yang sudah lulus pendidikan pembawa acara berbahasa Jawa atau pranotocoro.

Mereka ini berasal dari latar belakang yang berbeda. Mulai dari PNS, pekerja swasta, guru hingga penata rias. Para siswa ini menempuh pendidikan sekitar tujuh bulan.

Wisuda yang dilangsungkan di Pendopo Abdi Praja Kantor Camat Sambong itu disaksikan Wakil Bupati Blora Arief Rohman. Tampak pula, Camat Sambong Retno Kusumowati, Kabag Humas dan Protokol Hariyanto serta ratusan keluarga wisudawan.

Ketua DPD Permadani Blora AB Agus Pratiknyo menyampaikan, tahun ini merupakan pelaksanaan wisuda yang ke sembilan kalinya. Sejauh ini, pihaknya sudah meluluskan ratusan pembawa acara yang siap melestarikan bahasa daerah di tengah kemajuan zaman.“Khusus untuk angkatan IX ini, awalnya ada 47 siswa. Namun di tengah perjalanan ada yang keluar dengan alasan kesibukan masing-masing. Sehingga hanya ada 31 siswa yang dinyatakan lulus dan ikut wisuda,” katanya, Senin (30/4/2018).Wakil Bupati Arief Rohman, menyampaikan ucapan selamat dan mengapresiasi kegiatan wisuda yang dilaksanakan DPD Permadani tersebut. Menurutnya Permadani memiliki andil yang besar dalam merawat dan melestarikan budaya Jawa, khususnya dalam aspek bahasa.“Pemkab Blora berterimakasih kepada Permadani yang terus melakukan pelestarian bahasa jawa melalui sekolah pranatacara. Saya kira ini merupakan hal yang istimewa, di tengah kemajuan teknologi yang semakin gencar menggerus kebudayaan lokal. Pemkab akan terus mendukung kegiatan seperti ini,” ucapnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler