Ditinggal Jemur Jagung, Rumah Warga Cekel Grobogan Ludes Terbakar
Dani Agus
Minggu, 13 Mei 2018 19:12:21
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Informasi yang didapat menyebutkan, sebelum kejadian, istri pemilik rumah yang bernama Partini (46), sedang menjemur jagung di halaman rumah. Tidak lama berselang, ia melihat kepulan asap tebal dari atap rumah utama atau bangunan paling depan.
Melihat kejadian itu, Partini selanjutnya berteriak minta tolong warga setelah mengetahui jika terjadi kebakaran di rumahnya. Mendengar teriakan itu, puluhan warga segera berlarian menuju lokasi kejadian.
Saat warga berdatangan, kobaran api cepat sekali membesar karena kena hembusan angin kencang. Selanjutnya, warga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Namun, upaya pemadaman ini tidak berhasil. Selain hembusan angin, banyaknya barang mudah terbakar di dalam rumah serta tebatasnya persediaan air menjadikan upaya pemadaman sulit dilakukan. Akibatnya, tiga bangunan rumah itu akhirnya ludes dilalap si jago merah.
Namun, upaya pemadaman ini tidak berhasil. Selain hembusan angin, banyaknya barang mudah terbakar di dalam rumah serta tebatasnya persediaan air menjadikan upaya pemadaman sulit dilakukan. Akibatnya, tiga bangunan rumah itu akhirnya ludes dilalap si jago merah.
Camat Karangrayung, Hardimin saat dikonfirmasi menyatakan, selain bangunan rumah dan isinya, ada uang tunai sebanyak Rp 14 juta yang ikut terbakar. Tafsir kerugian material diperkirakan mencapai Rp 80 juta.
“Dalam musibah tadi tidak ada korban jiwa atau luka-luka. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan sementara, kebakaran dipicu dari hubungan arus pendek listrik,” katanya.
Editor : Ali Muntoha



