Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga (Dinporabudpar) Blora Kunto Aji menyatakan, Indonesiana adalah sebuah platform kegiatan kebudayaan yang nantinya akan digarap bersama-sama. Yakni, antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

”Kami akan terus berupaya mewujudkan rumah ini sebagai salah satu destinasi wisata sastra di Blora. Sehingga ke depan kunjungan ke destinsasi wisata sastra Rumah Pram ini diharapkan akan lebih banyak dan betul-betul mengangkat Kabupaten Blora, yang pada gilirannya nanti akan berdampak pada daya ungkit ekonomi,” jelasnya.

Dalam rangka menjadikan destinasi wisata, dalam waktu dekat akan dilakukan kegiatan revitalisasi rumah masa kecil Pramoedya. Rencananya, reavitalisasi akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2018.

Menurut Kunto, kepastian pelaksanaan revitalisasi berdasarkan survei yang dilakukan tim dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud di rumah kelahiran sastrawan Pramoedya Ananta Toer di Kelurahan Jetis, Kecamatan Blora. Survei di rumah yang kini ditempati Soesilo Toer, adik kandung Pram tersebut dilangsungkan selama tiga hari, sejak Kamis (17/5/2018).

Kepala BPCB Jawa Tengah dan perwakilan lembaga terkait dari Provinsi Jawa Tengah, staf khusus dari Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI serta tim dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Blora ikut mendampingi kegiatan survei.

”Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Bapak Harry Widianto kebetulan ikut hadir saat survei. Kegiatan survei ini sebagai salah bentuk perhatian dan tindak lanjut revitalisasi rumah masa kecil Pram sebagai salah satu destinasi wisata sastra di Kabupaten Blora,” ungkap Kunto, Sabtu (19/5/2018).Dalam survei yang dilaksanakan selama tiga hari itu sudah dilakukan pengukuran di beberapa titik dan kawasan rumah masa kecil Pram. Nantinya direncanakan pula pengembangan perpustakaan dan informasi tentang karya serta biografi Pramoedya.”Hanya saja kami belum tahu bagaimana bentuk perencanaannya karena itu dilakukan tim dari pusat. Yang pasti, revitalisasi rumah masa kecil Pram dimulai bulan Agustus,” ujarnya.Sementara itu Kepala Bidang Kebudayaan Dinporabudpar Wahyu Tri Mulyani menambahkan, rumah masa kecil Pram, belum termasuk katagori cagar budaya. Meski demikian, dalam revitalisasi nanti diusulkan agar bagian dan bentuk asli tidak dipugar.”Sempat diusulkan pembangunan joglo untuk kegiatan temu sastra dan olah karya sastra. Sebab anak-anak di Blora sudah ada yang punya bakat menjadi sastrawan, ” ujarnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler