Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB itu menimpa dua bangunan rumah kayu milik Fauzi (41), warga setempat.

Meski tidak ada korban jiwa namun peristiwa itu sempat membuat geger warga setempat. Pasalnya, amukan si jago merah itu berbarengan dengan aktivitas warga yang masih menunaikan sholat tarawih.

Informasi yang didapat menyebutkan, kebakaran itu diketahui beberapa warga ketika nyala api sudah cukup membesar. Melihat peristiwa ini, sejumlah warga akhirnya berupaya memadamkan api.
Sayang, hembusan angin yang cukup kencang menyebabkan kobaran api susah ditaklukkan. Setelah melumat habis rumah dan isinya, warga dibantu petugas damkar akhirnya baru bisa memadamkan kebakaran itu.  Akibat kejadian ini, korban diperkirakan mengalami kerugian Rp 150 juta.Kades Pandanharum Ahmad Bustanul Arifin menyatakan, kebakaran itu diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong dan tertutup karena penghuninya masih salat tarawih di masjid.Editor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler