Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Kami imbau masyarakat untuk hemat penggunaan air. Kemudian perbaiki sumber air dan bila perlu tanam banyak pohon. Selain itu, warga kami minta mewaspadai tingginya potensi kebakaran baik di lingkungan perumahan atau hutan,” tegas Sri Rahayu, Jumat (22/6/2018).

Ia menjelaskan, puncak musim kemarau tahun ini diperkirakan bulan Agustus hingga September 2018. Untuk menghadapi bencana kekeringan pada musim kemarau tahun ini, BPBD Blora sudah menginventarisasi wilayah yang dinilai berpotensi dan memiliki dampak kekeringan.

Bagi wilayah desa yang sudah kesulitan air bersih, diminta untuk segera melapor pada Kepala Desa atau Lurah setempat agar diusulkan bantuan air bersih ke BPBD.

Sementara untuk mencegah bencana kebakaran, warga diminta selalu melakukan pengecekan instalasi listrik di rumah-rumah, tidak menyalakan perapian (bediang) untuk hewan ternak tanpa pengawasan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak menyalakan obat nyamuk bakar di dekat benda yang mudah terbakar, serta selalu mengecek selang kompor gas di dapur.“Anak-anak jangan sembarangan main korek api dan petasan. Karena jika tidak bisa mengendalikan bisa terjadi kebakaran. Orang tua harus ekstra melakukan pengawasan terhadap anak agar tidak membuat sumber api,” lanjutnya.“Jika ada kondisi kedaruratan bencana harap segera menghubungi Kantor BPBD Blora dengan nomor (0296) 532599. Baik kebakaran, permintaan bantuan air bersih ataupun jika ada organisasi yang akan ikut memberikan bantuan air bersih agar berkoordinasi dengan BPBD karena di sini sudah ada data lengkap wilayah mana saja yang mengalami kekeringan dan mendesak untuk dibantu,” pungkasnya.Editor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler