Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Ada 30 mahasiswa dari beberapa jurusan yang mengikuti kegiatan KKN PPM gelombang II tahun 2018. Pada KKN PPM gelombang I juga dilangsungkan di Desa Palon,” jelas Dosen Pendamping dari UGM Dwi Cahyo Budi Setiawan, saat menerima penyambutan dari Wakil Bupati Blora dan pejabat terkait di ruang pertemuan setda setempat, Senin (25/6/2018).

Keberadaan mahasiswa di Desa Palon nanti akan difokuskan pada pemberdayaan masyarakat dalam bidang peternakan. Hal ini dilakukan mengingat Desa Palon dikenal sebagai salah satu desa yang menjadi pusat peternakan sapi potong di Kabupaten Blora.

“Desa Palon merupakan desa binaan untuk basis sapi potong. Tahun ini merupakan tahun kedua dari UGM untuk melaksanakan KKN di Desa Palon. Kita rencanakan sampai tahun ketiga nanti bisa terwujud peternakan yang maju di Desa Palon dalam bentuk technopark,” sambung Dwi Cahyo.Wakil Bupati Arief Rohman menyatakan, program KKN PPM yang dilaksanakan mahasiswa UGM itu diharapkan bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas peternakan di Desa Palon. Dengan demikian, dampak ke depan akan berimbas pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat setempat.Editor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler