Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Saat meninjau ke dalam pasar, wakil rakyat menemukan ada beberapa kerusakan pada bangunan. Khususnya tembok bangunan di sisi timur yang sudah mengalami keretakan cukup panjang.


Terkait temuan itu, anggota dewan meminta agar dilakukan uji teknis dulu oleh pihak independen. Tujuannya untuk mengetahui kualitas bangunan apakah sudah aman atau malah membahayakan.


“Sebaiknya perlu dilakukan uji teknis dulu oleh pihak independen. Jika hasil uji teknis dinyatakan membahayakan maka bangunan harus diperbaiki. Termasuk teras yang ambrol juga harus segera ditangani,” kata Anggota Komisi B Suranto.


Komentar senada juga dilontarkan anggota dewan lainnya, Budi Irawan. Menurutnya, sudah banyaknya tembok yang retak-retak dinilai cukup mengejutkan. Soalnya, umur bangunan hasil revitalisasi dengan dana Rp 5,8 itu baru beberapa bulan.


“Kalau kita lihat, kondisinya ada yang tidak layak. Namun, semuanya sebaiknya diserahkan pada penguji teknis yang ahli dibidangnya. Penguji teknis harus independen,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag Grobogan Karsono menyatakan, pihaknya akan menindaklanjuti saran Komisi B untuk diteruskan pada PT Reksananta selaku rekanan proyek  revitalisasi Pasar Tegowanu.

“Bangunan ini belum diserahterimakan karena masih dalam masa pemeliharaan. Pihak rekanan kami minta untuk segera melakukan langkah penanganan dan perbaikan,” katanya.

Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler