Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Kami dari rekanan siap memperbaiki kerusakan teras yang ada di Pasar Tegowanu. Maksimal dalam waktu dua minggu, perbaikan sudah selesai,” kata Komisaris PT Reksananta Bambang Bejo Sidono pada wartawan, Senin (16/7/2018).

Pasar Tegowanu tersebut baru selesai direvitalisasi atau dibangun ulang pada akhir 2017 lalu. Pekerjaan revitalisasi dengan anggaran dana APBN senilai Rp 5,8 miliar.

Hingga saat ini, proyek revitalisasi Pasar Tegowanu belum diserahterimakan pada Pemkab Grobogan karena masih dalam masa pemeliharaan.

Menurut Bambang, sebelum perbaikan dilakukan, pihaknya akan melakukan uji teknik lebih dahulu untuk mengetahui titik-titik bangunan yang perlu diperbaiki. Ia menegaskan, pekerjaan proyek revitalisasi Pasar Tegowanu disebut sudah sesuai spesifikasi yang ada dalam perencanaan.

Selain itu, saat pengerjaan proyek, banyak pihak terkait yang ikut mengawasi. Termasuk dari Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Grobogan. Disamping itu, pihaknya juga sudah melakukan uji beton dan tarik baja yang digunakan serta melakukan penambahan besi pada rangka beton yang semula hanya empat, menjadi enam.
”Kami sudah bekerja sesuai standar dan spesifikasi dalam gambar atau kontrak kerja. Dalam pelaksanaan memang mengalami keterlambatan tetapi semua pekerjaan sudah sesuai perencanaan,” ungkapnya.Seperti diberitakan, ambrolnya teras terjadi pada Minggu (8/7/2018) siang sekitar pukul 13.30 WIB. Teras yang ambrol ukurannya sekitar 1,5 x 6 meter. Lokasi teras ambrol ini berada di pinggir jalan raya, tepatnya disebelah selatan gapura batas wilayah Kabupaten Grobogan dengan Kabupaten Demak. Peristiwa ini juga menyebabkan beberapa tiang penyangga atap pasar yang dikaitkan dengan konstruksi teras mengalami kerusakan.Beruntung, ambrolnya atap itu tidak sempat menimbulkan korban. Saat kejadian, kondisi pasar sedang sepi karena bukan hari pasaran. Sementara deretan kios di sepanjang jalur teras yang ambrol juga sudah tutup.Ambrolnya teras Pasar Tegowanu itu mendapat perhatian dari banyak pihak. Mulai dari pihak kejaksaan hingga anggota Komisi B DPDR Grobogan yang meminta pihak rekanan agar segera melakukan perbaikan. Selain teras, anggota Komisi B meminta sejumlah tembok bangunan yang sudah retak juga ikut diperbaiki.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler