Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Selain itu, petugas dari juga melakukan pembersihan tumpukan sampah yang di pinggir jalan raya Purwodadi-Godong. Disepanjang jalur ini, ada beberapa titik yang selama ini sudah dijadikan tempat pembuangan sampah liar.

Kasi Penanganan Sampah DLH Grobogan Noer Rochman menyatakan, untuk pembersihan sampah yang dibuang dipinggir jalan raya Purwodadi-Godong sebenarnya sudah dilakukan secara rutin. Namun, upaya itu memang belum bisa maksimal kaena volume sampah yang dibuang tiap hari cukup banyak. Menjelang acara pengambilan api obor Asian Games, intensitas pengambilan sampah dilakukan hampir tiap hari.

“Meski sudah diambil, tapi besok pagi biasanya sudah banyak lagi sampah yang dibuang ke lokasi itu. Sebelumnya, kami juga sudah sering melakukan sosialisasi pada warga supaya jangan buang sampah di pinggir jalan raya,” katanya, Senin (16/7/2018).Menurutnya, untuk mengurangi munculnya tempat pembuangan sampah liar, idealnya disetiap kecamatan memang harus ada tempat pembuangan sampah sementara (TPS). Namun, untuk membuat TPS ini salah satu kendalanya adalah butuh dana yang tidak sedikit. Kendala lainnya adalah sulitnya mendapatkan lahan untuk membuat TPS.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler