BPBD Grobogan Anggarkan Rp 175 Juta untuk Penanganan Bencana Kekeringan
Dani Agus
Senin, 23 Juli 2018 15:02:42
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Grobogan Budi Prihantoro menyatakan, untuk penanganan bencana kekeringan tahun ini, sudah dialokasikan anggaran sekitar Rp 175 juta. Dana ini disiapkan untuk kegiatan yang berkaitan dengan penanganan bencana kekeringan, khususnya droping air bersih pada masyarakat.
Menurut Budi, sejak seminggu lalu, pihaknya sudah melakukan droping air bersih ke sejumlah desa atau lokasi di beberapa kecamatan. Antara lain, Kecamatan Geyer, Gabus, Kradenan, dan Grobogan.
Total bantuan air bersih yang disalurkan hingga saat ini sebanyak 47 tangki. Selain dibagikan pada masyarakat, droping air juga disalurkan ke masjid dan pondok pesantren.
“Saat ini baru masuk awal kemarau dan belum banyak laporan dari desa atau kecamatan yang terkena bencana kekeringan. Meski demikian, upaya penanganan sudah kita lakukan. Kita juga sudah koordinasi dengan PDAM Grobogan untuk persiapan menyalurkan droping air,” jelasnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



