Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Ini prestasi yang hebat dan bikin saya dan masyarakat Grobogan bangga. Soalnya, untuk bisa lolos jadi anggota Paskibraka Nasional butuh tahapan seleksi yang sangat ketat dan diikuti ratusan pesaing,” kata Sri Sumarni di ruang kerjanya, Selasa (24/7/2018).

Acara pelepasan juga dihadiri Plt Kepala Disporabudpar Grobogan Edi Santoso, Kabid Pemuda Eko Priyono, dan Kepala SMAN 1 Purwodadi Aris Supriyadi. Ikut mendampingi, pasangan Arief Fajar Setiadi dan Jariyah yang merupakan kedua orang tua Rajif.

Dalam kesempatan itu, Sri sempat menyampaikan beberapa pesan pada Rajif. Antara lain, Rajif diminta mengikuti pemusatan latihan dengan serius dan menjaga kesehatan.

“Patuhi instruksi yang diberikan selama pemusatan latihan. Tunjukkan kemampuan terbaikmu dan jangan lupa jaga kesehatan. Kami seluruh masyarakat Grobogan ikut mendoakan semoga bisa sukes saat bertugas dalam upacara HUT RI di Istana Negara tanggal 17 Agustus mendatang,” tegasnya.

Kabid Pemuda Disporabudpar Grobogan Eko Priyono menambahkan, anggota paskibraka Jateng yang lolos ke level nasional diambil dua orang, putra dan putri. Untuk putra diisi Rajif dan wakil putri adalah pelajar dari Kota Pekalongan.

Eko menyatakan, keberhasilan duta paskibraka Grobogan lolos ke tingkat nasional dinilai sangat membanggakan. Soalnya, sudah cukup lama tidak ada pelajar yang berhasil lolos seleksi nasional.
“Dulu pernah ada pelajar putri yang bisa lolos paskibraka nasional. Tapi itu sekitar 15 tahun lalu. Setelah itu, paling banter lolos ke tingkat provinsi. Jadi, keberhasilan ini memang membanggakan,” katanya.Sementara itu, Rajif yang ditemui wartawan menyatakan, sebelumnya ia sudah mempersiapkan fisik, pengetahuan umum, dan pengetahuan paskibraka sebelum mengikuti seleksi tingkat Kabupaten. Hingga akhirnya, ia terpilih jadi salah satu duta untuk mewakili Grobogan dalam seleksi tingkat provinsi.“Terus terang, saya tidak menyangka bisa mencapai prestasi itu. Keberhasilan ini berkat dukungan dari banyak pihak. Mulai orang tua dan keluarga, kakak-kakak senior, teman, guru dan pelatih saya,” ungkap siswa kelas X itu.Rajif menyatakan, kurang lebih sudah delapan bulan ini mengikuti ekstra paskupbara di sekolahannya. Banyak suka duka yang diterima selama mengikuti ekstra kurikuler ini.“Saya memilih menjadi anggota Paskubpara demi melatih kedisiplinan, tanggung jawab, belajar berorganisasi serta memiliki banyak teman,” jelas anak pertama dari dua bersaudara itu.Editor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler