Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hingga saat ini, posisi mayat masih disimpan di ruang jenazah RSUD Blora. Sejauh ini, belum ada keluarga atau kerabat dari korban yang datang ke RSUD.

“Sampai siang ini belum ada keluarga korban yang ke RSUD Blora. Sejak kemarin, jenazah korban sudah ditempatkan di RSUD Blora. Kalau ada yang merasa kehilangan anggota keluarganya harap segera menghubungi pihak kepolisian setempat atau mengecek langsung ke RSUD Blora,” kata Kapolsek Kunduran AKP Untung Haryadi, Kamis (2/8/2018).

Upaya untuk mengungkap identitas mayat itu memang tidak mudah dilakukan. Salah satu penyebabnya, kondisi mayat bertinggi tubuh sekitar 153 centimeter itu rusak parah hingga sulit sekali untuk dikenali. Pada tubuh mayat hanya ditemukan anting-anting.

Selain itu, di sekitar lokasi kejadian tidak ditemukan tanda pengenal. Saat melakukan penyisiran di lokasi, polisi hanya menemukan sebuah botol plastik yang ada didalamnya ada sisa bensin.

Menurut Untung, saat dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan tanda khusus pada tubuh korban karena kondisinya hangus. Korban dipastikan berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan umur sekitar 20 tahunan.

“Petunjuk yang kita dapat di lokasi memang sangat minim. Meski demikian, kami akan tetap berupaya untuk bisa mengungkap identitas mayat tersebut. Mudah-mudahan, bisa cepat terungkap,” kata mantan Kasat Intelkam Polres Grobogan itu.
Sementara itu, dari beberapa akun media sosial, sudah mengabarkan identitas mayat lengkap dengan foto korban semasa hidupnya. Namun, identitas dan foto yang ditampilkan berbeda-beda. Ada yang menyebutkan kalau korban itu bernama Asyri. Ada pula yang menyatakan kalau nama korban itu adalah Vita.“Untuk informasi yang berkembang di medsos itu tidak jelas sumbernya. Jadi, jangan langsung dipercaya begitu saja,” tegas Untung.Seperti diberitakan, warga Desa Sendangwates, Kecamatan Kunduran, Blora digegerkan dengan penemuan sosok mayat di kawasan hutan jati, Rabu (1/8/2018). Mayat yang ditemukan tidak jauh dari jalan raya Kunduran-Todanan itu kondisinya sangat mengenaskan karena hampir sekujur tubuhnya hangus. Diduga, mayat berjenis kelamin perempuan itu merupakan korban pembunuhan dan dibakar oleh pelakunya.Penemuan mayat itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Mayat tersebut kali pertama diketahui oleh beberapa warga yang saat itu hendak mencari pakan ternak di kawasan hutan.Saat melintas di dekat lokasi, mereka sempat mencium bau seperti benda yang terbakar. Saat dicari, akhirnya terlihat sosok mayat dengan kondisi hangus terbakar. Penemuan mayat itu selanjutnya dilaporkan pada perangkat desa dan diteruskan pada pihak kepolisian.Editor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler