Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sujiwo datang ke Banjarejo sekitar pukul 11.00 WIB dengan penampilan santai. Yakni, memakai kaos oblong hitam, bersarung motif batik serta mengenakan ikon khasnya berupa topi cowboy atau topi laken. Budayawan kondang itu datang ke Banjarejo ditemani pemilik sekaligus pengasuh Ponpes Darul Falah Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh Gufron atau yang lebih dikenal dengan nama Gus Mbodo.

“Nanti malam, Pak Sujiwo Tejo kebetulan akan mengisi acara dialog budaya di Ponpes Darul Falah. Sambil mengisi waktu, pada siang ini beliau menyempatkan waktu datang kesini,” kata Kades Banjarejo Ahmad Taufik.

Menurut Taufik, mantan wartawan itu sempat melihat aneka koleksi benda purbakala sekitar 30 menit. Selama berada di rumahnya, Sujiwo Tejo tampak serius mengamati aneka benda purbakala yang sudah ditemukan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

[caption id="attachment_148389" align="alignnone" width="715"] Sujiwo Tejo (kanan) melihat koleksi museum purbakala Banjarejo Grobogan, Senin (10/9/2018). (MuriaNewsCom/Dani Agus)[/caption]

“Pak Sujiwo Tejo cukup peduli dengan masalah cagar budaya dan purbakala. Tadi banyak hal yang ditanyakan saat lihat koleksi fosil,” kata Taufik.
Sebelum melihat koleksi benda purbakala, Sujiwo juga sempat singgah di komplek Balai Desa Banjarejo. Ketika tiba di Balaidesa, Sujiwo langsung disambut dengan kotekan lesung yang dibawakan emak-emak Banjarejo.Mendapat sambutan ini, Sujiwo terlihat cukup senang dan ikut memainkan alu yang dipakai memainkan musik lesung. Bahkan, ia sempat menyumbang tiga tembang Jawa dalam kesempatan itu.Ditempat ini, budayawan yang juga dikenal sebagai dalang itu sempat menyaksikan ikon baru Desa Banjarejo, yakni patung Ganesha tidur di selatan balaidesa .“Selama disini, Pak Sujiwo  Tejo banyak memberikan semangat pada kami untuk terus melestarikan benda purbakala yang sudah ditemukan selama ini. Saya juga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepeduliannya terhadap potensi purbakala dan cagar budaya di Banjarejo,” imbuhnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler