Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Camat Wirosari Kurnia Saniadi menyatakan, kebakaran yang diperkirakan akibat konsleting listrik itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian material ditafsir mencapai Rp 500 juta.

Dijelaskan, kebakaran tersebut menimpa dua rumah milik Subiyono (40). Kemudian, satu rumah dan bangunan kandang milik Sumadi (73). Sedangkan satu warga lainnya bernama Rabu (60) hanya bangunan kandangnya saja yang terbakar. Korban kebakaran ini berada di wilayah RT 05, RW 02.

Peristiwa kebakaran itu sebenarnya sempat diketahui warga. Namun, upaya pemadaman tidak mudah dilakukan karena api cepat sekali membesar akibat hembusan angin kencang dan terbatasnya air. Hingga akhirnya, amukan si jago merah menjalar pada rumah yang berdekatan.
“Awal api diketahui dari rumah Pak Sumadi. Kemudian, api cepat membesar dan rumah lainnya ikut terbakar. Upaya pemadaman akhirnya bisa tuntas setelah ada dukungan armada damkar dari pos Wirosari,” jelasnya, Selasa (11/9/2018).Upaya pemadaman yang dilakukan warga terbantu setelah ada dukungan tiga mobil damkar dari pos Wirosari. Meski demikian, amukan api baru berhasil diatasi sekitar pukul 17.30 WIB.Editor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler