Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Seruan itu disampaikan Sri Sumarni seiring sudah adanya bencana angin puting beliung yang melanda Desa Watupawon, Kecamatan Penawangan, Selasa (16/10/2018). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang berlangsung menjelang petang tersebut.

”Saya minta masyarakat supaya waspada karena sudah mulai turun hujan deras. Namun, masyarakat jangan sampai panik atau dicekam ketakutan yang berlebihan,” ujarnya.

Sri Sumarni menyatakan, berdasarkan peta geografis, Kabupaten Grobogan memang cukup rentan bencana. Sebab, letaknya berada di daerah cekungan perbukitan (lembah). Yakni, perbukitan Pegunungan Kendeng Utara dan Kendeng Selatan.

Meski demikian, ia akan berupaya untuk meminimalkan terjadinya bencana alam di wilayahnya. Sejauh ini, sudah cukup banyak langkah yang diambil dalam kaitannya dengan penanganan bencana tersebut. Misalnya, pembuatan embung, reboisasi, normalisasi sungai dan perbaikan tanggul.

Disamping meminta warga untuk waspada, bupati meminta kepada pihak BPBD untuk lebih sigap dalam penanganan bencana. Upaya monitoring kondisi lapangan perlu terus dilakukan setiap saat. Harapannya, jika terjadi bencana bisa meminimalisir korban, baik jiwa maupun harta benda.“Datangnya bencana alam ini tidak bisa diprediksi kapan datangnya. Untuk itu, sikap waspada selalu kita lakukan agar bisa mempercepat upaya penanganan,” katanya.Sementara itu, bencana angin puting beliung yang melanda Desa Watupawon, Kecamatan Penawangan menyababkan delapan rumah milik warga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang. Delapan rumah tersebut berada di Dusun Centeng RT 1, RW 3. Bencana terjadi bersamaan dengan turunnya hujan deras di wilayah tersebut.“Hari ini kami bersama TNI-Polri bekerjasama untuk membantu memperbaiki rumah warga yang rusak tertimpa pohon. Kami juga sudah mengirimkan bantuan logistik untuk membantu korban bencana,” kata Plt Kepala BPBD Grobogan Sanyoto.Editor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler