Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Tujuan dari dilaksanakannya nota kesepakatan ini tidak lain untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan yang bermutu bagi masyarakat dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kesehatan melalui pendidikan di bidang kesehatan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ungkap Djoko, Selasa (16/10/2018).

Menurut Djoko, peningkatan pelayanan kesehatan itu meliputi pemenuhan kebutuhan dokter umum, dokter gigi dan dokter spesialis, sarana dan prasarana sesuai kebutuhan, dan pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan. Termasuk di dalamnya peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia Kesehatan. Antara lain dengan adanya fasilitasi tugas belajar Aparatur Sipil Negara (ASN) bidang kesehatan, fasilitas beasiswa bagi masyarakat Blora di bidang kesehatan dan pembukaan program studi baru sesuai kebutuhan.

“Salah satu target kita adalah pengembangan kampus Akper atau kampus IV Poltekkes Kemenkes Semarang yang ada di Blora. Kampus ini akan kita kembangkan menjadi kampus yang lebih besar,” jelasnya.

Terkait rencana itu, Pemkab Blora telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 30.577 meter persegi di Kelurahan Sonorejo sebagai calon lokasi pengembangan kampus yang akan dihibahkan kepada Kemenkes RI. Sedangkan kampus lama seluas 2.691 meter persegi di depan GOR Mustika akan diserahkan kembali kepada Pemkab.“Saya berharap semoga kampusnya bisa segera dibangun di lahan baru. Sehingga Kampus IV Poltekkes Kemenkes Semarang di Blora semakin besar dan bisa mendidik tenaga kesehatan lebih banyak,” cetusnya.Djoko menambahkan, kondisi pelayanan kesehatan di Kabupaten Blora saat ini belum bisa dikatakan memuaskan karena keterbatasan SDM kesehatan. Jumlah tenaga kesehatan di Blora saat ini dinilai belum sebanding dengan banyakpenduduk yang jumlahnya sekitar satu juta jiwa.Editor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler