Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Prosesi wisuda santri yang ditempatkan di GOR Mustika dilakukan Wakil Bupati Blora Arief Rohman. Tampak hadir dalam kesempatan itu, Kepala Kemenag Blora Nuril Anwar, Ketua Badan Koordinasi TPQ Kabupaten Blora M Toha Mustofa dan perwakilan Forkopimda.

“Atas nama Pemkab Blora saya mengucapkan selamat atas terselenggaranya acara yang luar biasa ini. Kami juga mengapresiasi ide ini yang dirangkaikan dengan Hari Santri pada 22 Oktober di setiap tahunnya,” kata Arief Rohman.

Menurutnya keberadaan santri saat ini juga ikut punya peran dalam menjaga NKRI. Diharapkan, dari kalangan santri ini nantinya bisa menjadi pemimpin bangsa yang beraklak dan beriman.

[caption id="attachment_150667" align="alignnone" width="715"] Ribuan santri Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) se-Kabupaten Blora mengikuti prosesi wisuda di GOR Mustika. (MuriaNewsCom/Dani Agus)[/caption]

Arief menambahkan, Pemkab Blora bersama DPRD saat ini telah melakukan finalisasi rancangan Perda Keagaman yang diharapkan bisa membantu perbaikan penyelenggaraan pendidikan keagamaan yang ada di Blora. Dari pihak Kemenag dan Dinas Pendidikan telah bekerja sama agar  setiap siswa SD/ SMP Negeri harus bisa baca tulis Al-Quran sebelum lulus sekolah.“Secara bertahap, semoga pedidikan keagaman di Blora bisa maju, insentif guru madin semoga bisa naik dan Pemkab juga akan selalu mendukung pendidikan di bidang keagamaan,” imbuhnya.Ketua Badan Koordinasi TPQ Kabupaten Blora M Toha Mustofa menjelaskan, acara wisuda kali ini merupakan kali kedua. Wisuda massal perdana pernah dilaksanakan lima tahun lalu.“Jadi ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional. Wisuda kali ini di ikuti oleh 2.020 santri dari 525 TPQ se Kabupaten Blora,” jelasnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler