Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dari empat rumah yang tersambar api, tiga diantaranya ludes terbakar. Yakni, milik Jasri, Didik Tjuk Harjono, dan Mulyanto.

Sedangkan satu rumah lainnya milik Sapto Haryanto hanya mengalami kerusakan sebagian. Saat rumah ini terjangkau api, kebetulan berbarengan dengan datangnya armada Damkar sehingga bisa terselamatkan.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Meski demikian, akibat amuk kebakaran ini diperkirakan mengakibatkan kerugian hingga ratusan juta.

[caption id="attachment_151338" align="alignnone" width="715"] Salah satu rumah di Dusun Krajan, Desa Panunggalan, Kecamatan Pulokulon ludes setelah diamuk api, Jumat (2/11/2018). (MuriaNewsCom/Dani Agus)[/caption]

Informasi yang dihimpun menyebutkan, asal mula api awalnya diketahui dari rumah Jasri. Hanya dalam waktu singkat, kobaran api langsung membesar dan menjalar pada rumah disekitarnya yang lokasinya berhimpitan.
Puluhan warga setempat, sudah berupaya melakukan pemadaman. Namun, terbatasnya air menjadikan pemadaman tidak bisa maksimal. Ditambah lagi adanya hembusan angin mengakibatkan kobaran api makin sulit ditaklukkan.Kebakaran baru bisa diatasi setelah empat mobil damkar tiba di lokasi. Meski begitu, para petugas dibantu warga sekitar butuh waktu hampir dua jam untuk menuntaskan kebakaran.Kapolsek Panunggalan AKP Wibowo menyatakan, kebakaran diperkirakan berasal dari konsleting peralatan masak listrik di rumah Jasri. Banyaknya barang mudah terbakar menyebabkan kobaran api cepat membesar sehingga menjalar pada beberapa rumah lainnya."Total kerugian material sekitar Rp 400 juta. Dugaan sementara, api diperkirakan dari alat magicom yang konsleting," jelasnya pada wartawan.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler