Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Revitalisasi rumah masa kecil Pramoedya Ananta Toer ini merupakan dukungan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sebelum direvitalisasi, Ditjen Kebudayaan Kemendikbud telah melakukan kunjungan kesini untuk berdialog, survei dan melakukan pengukuran,” kata Kepala Disporabudpar Blora Kunto Aji, Senin (5/11/2018).

Rumah kelahiran mendiang sastrawan Pramoedya Ananta Toer direncanakan akan dijadikan sebagai salah satu Destinasi Wisata Sastra di Kabupaten Blora. Rencana itu sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap program Indonesiana dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.

Indonesiana adalah sebuah platform kegiatan kebudayaan yang nantinya akan digarap bersama-sama. Yakni, antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Kami akan terus berupaya mewujudkan rumah ini sebagai salah satu destinasi wisata sastra di Blora. Sehingga ke depan kunjungan ke destinsasi wisata sastra rumah Pram ini diharapkan akan lebih banyak dan betul-betul mengangkat Kabupaten Blora, yang pada gilirannya nanti akan berdampak pada daya ungkit ekonomi masyarakat,” jelasnya.Kunto menyatakan, rumah masa kecil Pram, belum termasuk katagori cagar budaya. Namun sudah dilakukan pendataan hingga pengkajian. Dalam revitalisasi nanti diusulkan agar bagian dan bentuk asli tidak dipugar. Saat ini, rumah tersebut dihuni oleh Soesilo Toer (adik kandung Pram).“Sesuai desainnya, nanti ada pembangunan joglo untuk kegiatan temu sastra dan olah karya sastra. Sebab anak-anak di Blora sudah ada yang punya bakat menjadi sastrawan, ” ujarnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler