Ratusan Pramuka Blora Gelar Aksi Bersih-Bersih Makam Pahlawan Asal Aceh
Dani Agus
Selasa, 13 November 2018 17:54:49
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Untuk diketahui, Pocut Meurah Intan ditangkap oleh Belanda pada tahun 1902 dan diasingkan ke Blora pada tahun 1905 karena dirasa perjuangannya membahayakan. Selama di Blora, ia tinggal dan dirawat oleh salah satu keluarga di Desa Kauman (sekarang sebelah utara Masjid Agung Baitunnur Blora) dan meninggal pada 20 September 1937.
Sebelum aksi bersih-bersih dimulai, terlebih dahulu dilakukan apel bersama yang dipimpin Ketua Kwarcab Blora Arief Rohman. Turut hadir dalam kegiatan ini, salah satu ahli waris makam keluarga tersebut, Siti Hindun Iman Hastuti.
Usai apel langsung dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih makam. Ada yang mencabuti rumput, menyapu dedaunan kering, hingga memangkas tanaman liar yang tumbuh seiring datangnya musim penghujan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



