Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Informasi yang didapat menyebutkan, sebelum kejadian, istri pemilik rumah sempat menyalakan obat nyamuk yang ditaruh di atas lipatan kertas dan ditempatkan di dekat springbed di ruang tengah. Pada dinihari pemilih rumah sempat terbangun karena pernafasannya terganggu akibat munculnya kepulan asap. Setelah dilihat, asap itu ternyata berasal dari atap rumah yang terbakar.

Selanjutnya, pemilik rumah segera keluar dan berteriak minta tolong. Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar segera berdatangan dan berupaya memadamkan kobaran api.

Banyaknya barang mudah terbakar membuat nyala api cepat membesar dan sulit dipadamkan. Tidak berselang lama, armada damkar dari pos Wirosari sudah tiba di lokasi dan akhirnya berhasil menjinakkan amukan si jago merah.

Pj Kades Banjardowo Didik Winarso menyatakan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah kebaran. Meski demikian, akibat kebakaran itu, pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 40 juta karena banyak barang berharga yang terbakar.“Bangunan dan barang yang terbakar hanya sebagian karena kebakaran akhirnya cepat ditangani,” katanya.Penyebab kebakaran diduga berasal dari api obat nyamuk yang menyulut gordyn dan akhirnya membakar atap rumah. Hal ini dimungkinan karena di dekat obat nyamuk ada kipas angin yang kondisinya menyala saat itu.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler