Pamit Nyemprot Padi, Warga Menduran Grobogan Ditemukan Tak Bernyawa di Tengah Sawah
Dani Agus
Sabtu, 12 Januari 2019 18:06:43
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa orang meninggal di tengah sawah itu diketahui sekitar pukul 11.00 WIB. Adapun orang yang pertama kali mengetahui kejadian itu adalah Uminingsih, istri korban.
Sebelum kejadian memilukan tersebut, korban pamit pada istrinya mau pergi ke sawah untuk menyemprot tanaman padi. Namun, hingga menjelang tengah hari, korban tidak kunjung pulang. Biasanya, akivitas menyemprot dilakukan sekitar dua jam saja.
Lantaran perasaannya tidak enak, Umi kemudian menyusul ke sawah. Saat sampai di sawahnya, perempuan itu mendapati tubuh suaminya jatuh dalam posisi telungkup dengan kondisi masih menggendong alat semprot.
Melihat keadaan ini, ia pun langsung berteriak minta tolong warga. Tidak lama kemudian, warga dan petani yang masih ada di sawah langsung berlarian ke lokasi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



