Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistyaningsih menyatakan, elevasi sungai Tuntang sempat dilaporkan naik terus sejak Minggu malam. Namun, mulai Senin dinihari tadi, elevasinya sedikit demi sedikit mengalami penurunan.

“Sejak tadi malam, kita sudah kirimkan tim untuk memantau kondisi di lapangan. Tindakan ini kita lakukan dalam rangka mengantisipasi terjadinya bencana banjir di wilayah aliran sungai Tuntang. Yakni, di Kecamatan Kedungjati dan Gubug. Selain itu, kita juga sudah kirimkan logistik karung ke wilayah Gubug untuk mengantisipasi jika ada ruas tanggul jebol,” katanya, Senin (14/1/2019).

Kondisi sungai Tuntang hingga siang ini memang masih penuh air. Namun, tingkat elevasinya masih normal, tidak seperti pada malam harinya yang hampir mendekati ketinggian maksimal.
Meski demikian, pihaknya tetap menaruh perhatian serius. Sebab, bisa jadi, elevasi sungai Tuntang naik lagi jika di daerah hulu turun hujan deras.“Datangnya bencana alam tidak bisa diprediksi waktunya. Untuk itu, kami sudah instruksikan petugas agar selalu siaga 24 jam penuh. Kami juga berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya,” katanya.Editor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler