Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Penerima hibah selanjutnya adalah Pondok Pesantren Kampoeng Pitulikur Desa Sumber, Kecamatan Kradenan yang menerima kayu bongkaran Pasar Todanan. Selain itu, material bongkaran Pasar Todanan juga diberikan untuk Desa Todanan. Terakhir, Desa Megeri, Kecamatan Kradenan menerima kayu bongkaran bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Megeri.

Penyerahan hibah dilakukan Sekretaris Daerah Blora Komang Gede Irawadi kepada penerima di ruang kerjanya, Selasa (15/1/2019). Ikut mendampingi Sekda dalam acara itu, Kepala Bidang Aset BPPKAD Blora Heru Eko Wiyono. Dalam kesempatan itu dilakukan pula penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

Kepala Bidang Aset BPPKAD Blora Heru Eko Wiyono menyatakan, hibah yang diserahkan adalah material bekas bongkaran bangunan Pasar Induk Cepu dan Pasar Todanan yang telah direnovasi tahun lalu. Yakni, bongkaran material berupa kayu yang masih bisa dimanfaatkan untuk pengembangan bangunan lembaga pendidikan dan kantor desa.

“Hibah ini kami serahkan berdasarkan ajuan proposal yang masuk. Yakni, kepada lima madrasah diniyah (Madin), satu pondok pesantren dan dua desa. Penyerahan dilakukan secara administrasi berupa penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), karena barangnya sudah diserahkan sebelumnya,” ungkap Heru Eko Wiyono.Sekda Komang Gede Irawadi yang juga merangkap sebagai Plt Kepala BPPKAD Blora berharap bantuan hibah ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan sosial pendukung penyelenggaraan pendidikan dan pelayanan masyarakat. “Kami mewakili Bapak Bupati, berharap kayu-kayu bongkaran ini bisa dimanfaatkan untuk penunjang kegiatan pembelajaran di Madin, Ponpes ataupun kegiatan Desa. Kayu-kayu itu bisa untuk membuat mebel atau tambahan ruang kelas,” ujarnya.Komang menambahkan, beberapa waktu lalu, Pemkab Blora juga telah menyerahkan hibah barang berupa kendaraan bekas kepada sejumlah sekolah SMK agar bisa dimanfaatkan untuk media pembelajaran mesin otomotif, daripada mangkrak karena sudah tidak layak jalan.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler