Selalu Banjir Saat Hujan, Warga Minta Jembatan di Desa Kalimaro Grobogan Ditinggikan
Dani Agus
Senin, 21 Januari 2019 18:18:45
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
“Sore tadi, jalan diatas jembatan yang posisinya agak rendah tergenang air. Arus lalu lintas sempat tersendat dari kedua arah. Kondisi seperti ini sudah berlangsung cukup lama. Salah satu solusinya adalah menormalisasi sungai Mliwang dan meninggikan jembatan. Sebab, posisi jembatan yang rendah menyebabkan aliran air tertahan dan meluap ke jalan raya dan perkampungan,” kata Imam Sutanto (45), warga setempat.
Genangan air yang menutup jalan memang tidak berlangsung lama. Biasanya, berkisar 1-3 jam tergantung kondisi curah hujan. Jika hujan sudah berhenti, maka tidak lama kemudian, genangan air akan hilang dengan sendirinya. Saat air surut, tumpukan sampah biasanya banyak tertinggal diatas jembatan dan butuh waktu sejenak untuk membersihkan.
Kaposek Kedungjati AKP Sapto saat dikonfirmasi membenarkan jika sore tadi genangan air sempat menutup jalan raya yang menghubungkan wilayah Kabupaten Semarang dan Salatiga tersebut. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat karena kendaraan harus berjalan pelan saat melintasi genangan air.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



