Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kebakaran yang berlangsung sekitar pukul 07.00 WIB itu menimpa satu rumah milik Yasak (50). Pemilik rumah merupakan perangkat desa yang menjabat sebagai kasi pemerintahan.

Informasi yang didapat menyebutkan, saat kejadian rumah tersebut dalam kondisi kosong. Beberapa jam sebelum kejadian, pemilik rumah sudah berangkat ke sawah  bersama istri dan para petani lainnya.

Peristiwa kebakaran diketahui ketika nyala api sudah membesar dan memunculkan asap yang cukup tebal. Melihat kepulan asap tebal, warga sekitar dan para petani yang ada disawah segera berlarian menuju perkampungan.

[caption id="attachment_157236" align="alignnone" width="665"] Petugas kebakaran melihat kepulan asap setelah api berhasil dijinakkan, Rabu (13/2/2019). (MuriaNewsCom/Dani Agus)[/caption]

Puluhan warga selanjutnya berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, upaya itu tidak bisa berhasil karena ada banyak mudah terbakar didalam rumah.
Sekeretaris Desa Ngambakrejo Ahmad Ma’ruf saat dimintai komentarnya membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, dalam peristiwa tersebut, rumah Yasak habis terbakar. Kemudian satu rumah disampingnya milik Imron ikut terbakar sebagian. Sedangkan satu rumah lagi milik Musripin, terpaksa dirusak sebagian guna menghindari jilatan api.“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah itu. Untuk kerugian material diperkirakan mencapai Rp 300 juta,” jelasnya.Mengenai penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan korsleting listrik.“Saat kejadian, kondisi rumah kosong. Pemilik rumah bersama istri masih ada disawah dan anaknya sudah berangkat sekolah serta bekerja,” imbuhnya.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler