Lagi, Jembatan Antardesa di Kecamatan Tawangharjo Grobogan Ambrol
Dani Agus
Selasa, 19 Februari 2019 18:12:03
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Akibat kejadian tersebut, akses transportasi warga di kedua desa tersebut terganggu. Sebab, keberadaan jembatan itu memiliki fungsi vital terlebih bagi pada petani.
Dari keterangan warga, jembatan tersebut diketahui ambrol pada Kamis (14/2/2019), sekitar pukul 16.00 WIB. Ambrolnya jembatan disebabkan tergerusnya pondasi saat air sungai di bawahnya meluap.
[caption id="attachment_157710" align="alignnone" width="665"]
Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Kemadohbatur dan Desa Godan di Kecamatan Tawangharjo ambrol sehingga akses warga kedua desa terputus. (MuriaNewsCom/Dani Agus)[/caption]”Hari Kamis kemarin memang turun hujan sangat deras dan lama sekali baru reda. Saat itu arus air sangat deras dan menggerus talud penahan pondasi jembatan. Jembatan berukuran sekitar 4x7 meter itu dibangun pada tahun 1982,” kata Sunarko, warga Desa Kemadohbatur.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



