Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Korban diketahui gantung diri sekitar pukul 07.00 WIB. Perbuatan gantung diri itu dilakukan di ruang dapur rumahnya sendiri menggunakan tambang plastik yang dikaitkan pasak.

Peristiwa gantung diri tersebut kali pertama diketahui oleh Puji Astuti (44), salah satu anak korban. Saat hendak menaruh barang di dapur, ia sontak kaget. Ia mendapati sosok Sukinem sudah tergantung dengan leher terjerat tali yang dikaitkan pasak rumah.

Melihat kejadian ini, ia pun langsung berteriak minta pertolongan warga sekitar. Mendengar teriakan tersebut, warga langsung berhamburan menuju lokasi kejadian. Saat diperiksa, korban didapati sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Selanjutnya, warga melalui perangkat desa langsung melaporkan kejadian gantung diri itu pada pihak kepolisian.
Kapolsek Ngaringan Kompol Sumardi ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa bunuh diri tersebut. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.”Korban meninggal akibat bunuh diri. Mengenai motifnya masih dalam penyelidikan. Jenazah korban sudah kita serahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan,” katanya.Editor : Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler