Lokasi Berdagang Bakal Ditata, PKL Taman 1.000 Lampu Cepu Temui Bupati
Dani Agus
Kamis, 14 Maret 2019 17:00:12
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Perwakilan PKL selanjutnya melangsungkan audensi dengan Bupati Blora Djoko Nugroho di ruang rapatnya. Turut hadir dalam audiensi ini Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Suryanto, Kepala BPPKAD Maskur yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Dindagkop, Sekretaris Satpol PP Bambang BS, Camat Cepu Djoko Sulistiyono dan perwakilan OPD terkait.
Dalam audiensi tersebut, Ketua Paguyuban PKL Edy menyampaikan apa yang menjadi aspirasi dari rekan-rekannya. “Di sini kami ingin kejelasan tentang nasib para pedagang Taman 1.000 Lampu. Kami sangat berharap Pak Bupati dapat mengambil keputusan yang baik bagi kami,” ungkap Edy.
Menanggapi persoalan tersebut, Djoko Nugroho mengatakan, Pemkab Blora memang akan melakukan penataan ulang terhadap Taman 1.000 Lampu pada tahun ini. Penataan ini meliputi pembangunan jembatan tematik, pelebaran jalan, penataan pohon, penataan kelistrikan dan pembuatan shelter PKL agar lokasi ini menjadi indah dan nyaman.
“Nanti para PKL akan tetap berjualan di Taman 1.000 lampu di shelter-shelter yang sudah disediakan. Jangan di luar shelter. Jadi rencana semula, bahwa Pemkab Blora akan membangun shelter PKL di depan SD Internasional itu saya batalkan,” jelas Djoko yang langsung disambut tepuk tangan para perwakilan pedagang.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



