Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Bunga pinjaman jangan tinggi-tinggi, jangan seperti Bank lain. Kita harus lebih bersahabat dengan masyarakat. Karena masyarakat membutuhkan kita untuk bangkit dan meningkatkan kesejahteraannya,” pinta Djoko.

Djoko mengapresiasi adanya penarikan undian tabungan Presma tersebut. Sebab, upaya itu dinilai menjadi salah satu cara jitu untuk mempererat hubungan BPR dengan para nasabahnya.

Djoko meminta seluruh jajaran direksi untuk terus melakukan inovasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat. Dengan demikian, masyarakat akan semakin tertarik.

“Bank itu ada tingkatannya dan PD BPR ini yang paling bawah mengurusi masyarakat kecil. Terlebih PD BPR ini murni milik Pemerintah Kabupaten Blora. Tidak hanya berburu keuntungan saja, namun juga menguntungkan nasabahnya,” katanya.

Djoko menyampaikan agar wilayah Blora jangan disamakan dengan Pati, Kudus dan Sragen yang sejak lama dilalui jalan nasional sehingga perekonomiannya bagus.“Blora ini masih merangkak sehingga karakter dan pola pikir masyarakat dalam mengembangkan ekonominya masih perlu penyesuaian. Apalagi Blora baru 3 tahun punya jalan nasional sehingga transformasi ekonomi mulai bergerak, sehingga diharapkan dapat memajukan ekonomi masyarakat,” cetusnya.Sementara itu, Direktur Utama PD BPR Blora Arief Syamsuhuda menyampaikan, penarikan undian tabungan Presma ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi perusahaan kepada nasabah yang telah turut berperan dalam peningkatan aset BPR Blora. Dengan adanya peningkatan aset ini, pihaknya berharap bisa semakin banyak pinjaman yang diberikan kepada masyarakat sehingga perekonomian bisa terdongkrak, khususnya untuk sektor UKM.Menurut Arief, dalam empat tahun terakhir, aset PD BPR Blora terus mengalami peningkatan. Tahun 2015 asetnya senilai Rp 30,9 miliar. Berikutnya, naik menjadi Rp 36,2 miliar pada tahun 2016 dan tahun 2017 naik lagi menjadi Rp 38,6 miliar. Sedangkan pada 2018 kemarin, asetnya melejit sampai Rp 51,7 miliar.Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler