Elevasi Naik, 5 Desa di Grobogan Kena Limpasan Air Sungai Tuntang
Dani Agus
Kamis, 4 April 2019 16:35:15
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, dari hasil pendataan di lapangan, sedikitnya ada lima desa yang terdampak akibat naiknya elevasi sungai Tuntang pada pagi tadi. Yakni, Desa Jumo, Deras dan Wates di Kecamatan Kedungjati. Kemudian, Desa Ngroto dan Penadaran di Kecamatan Gubug.
Selain menggenangi sawah, pemakaman dan pekarangan, limpasan air memang sempat masuk ke rumah warga. Totalnya ada sekitar 62 rumah di lima desa tersebut yang sempat kemasukan air sekitar satu jam.
“Tadi pagi, elevasi sungai Tuntang memang sangat tinggi. Yakni, mencapai angka 19,75 meter. Pada kondisi ini, air sungai sebagian memang sudah melimpas ke daerah yang agak rendah. Untuk kondisi siang ini, elevasinya sudah berangsur turun,” jelasnya.
Menurut Endang, dalam beberapa hari terakhir, memang terjadi kenaikan elevasi sejumlah sungai diwilayahnya. Untuk itu, ia meminta masyarakat agar waspada terhadap ancaman banjir.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



