Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Informasi yang dihimpun menyebutkan, wilayah yang terkena banjir antara lain di Desa Kenteng, Tunggak, dan Boloh di Kecamatan Toroh. Banjir di tiga desa ini berlangsung sejak magrib hingga menjelang tengah malam. Sedikitnya, ada 200 rumah warga yang kemasukan air selama beberapa jam dengan ketinggian hingga 30 centimeter.

Banjir terjadi akibat hujan deras di wilayah tersebut sejak sore. Hujan deras mengakibatkan sungai-sungai di kawasan itu tidak mampu menampung debit air sehingga meluap ke persawahan dan pemukiman penduduk.

Selanjutnya, bencana banjir dilaporkan juga terjadi di Desa Bologarang, Kecamatan Penawangan. Sedikitnya, ada 30 rumah warga di RW 04 yang sempat kemasukan air selama dua jam.

Kemudian, banjir juga terdapat di Desa Sugihmanik, KecamatanTanggungharjo. Sedikitnya, ada 40 rumah kemasukan air di Dusun Randusari, dan Dusun Ngebelor mulai pukul 21.30 WIB. Banjir ini disebabkan luapan sungai Renggong dan sungai Kliteh. Tidak hanya itu, banjir juga sempat terjadi di wilayah Desa Banjardowo, Kecamatan Kradenan dan Desa Bendoharjo, Kecamatan Gabus.

“Banjir pada Minggu sudah surut semuanya sampai menjelang dini hari. Meski demikian, kita masih tetap melakukan pemantauan kondisi di lapangan,” kata Kepala BPBD Grobogan Endang Sulistyoningsih.

Sementara itu, pada Senin dinihari tadi, banjir dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Tegowanu. Camat Tegowanu Yunus mengungkapkan, wilayah yang terkena banjir ada di Dusun Kedokombo, Desa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu akibat meluapnya sungai Ngrenggong.
Sementara itu, pada Senin dinihari tadi, banjir dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Tegowanu. Camat Tegowanu Yunus mengungkapkan, wilayah yang terkena banjir ada di Dusun Kedokombo, Desa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu akibat meluapnya sungai Ngrenggong.“Air masuk ke perkampungan sekitar pukul 01.00 WIB. Data yang kita dapat, ada 200 KK yang rumahnya terendam,” katanya, Senin (8/4/2019).Selain itu, lanjut Yunus, banjir juga terdapat di Desa Tlogorejo akibat luapan air dari sungai Sukorejo. Air masuk ke pemukiman warga mulai pukul 03.00 WIB dan mengakibatkan sekitar 120 rumah tergenang selama beberapa jam. Disamping itu, luapan air mengakibatkan 50 hektar areal jagung kebanjiran, serta rusaknya talud dan jalan padas sepanjang 1,2 kilometer.“Laporan terakhir jam 06.00 WIB tadi, air sudah surut dan tidak ada lagi rumah yang tergenang. Rencananya pada hari ini nanti, dari jajaran Muspika dan warga akan melaksanakan gotong royong membersihkan rumah yang terkena dampak banjir,” imbuh Yunus. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News