Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Camat Godong Bambang Haryono mengungkapkan, luapan air sungai mulai memasuki pemukiman warga Kemloko mulai pukul 05.00 WIB. Awalnya, luapan air menggenangi areal sawah dan meluas hingga menjangkau rumah penduduk.

“Semalam memang turun hujan deras sehingga air sungai meluap. Total ada 82 rumah yang kemasukan air seinggi 20-40 centimeter,” katanya.

Selain rumah, dari pendataan sementara, ada 75 hektare areal sawah yang kebanjiran dengan ketinggian air mencapai 60 centimeter. Pada areal sawah ini terdapat tanaman padi berumur dua mingguan.

Menurut Bambang, sebelumnya sudah terjadi banjir di Dusun Galeh, Desa Werdoyo pada Senin (15/4/2019) malam. Bencana banjir menyebabkan lima rumah warga dan 50 hektare areal sawah terendam.
Menurut Bambang, sebelumnya sudah terjadi banjir di Dusun Galeh, Desa Werdoyo pada Senin (15/4/2019) malam. Bencana banjir menyebabkan lima rumah warga dan 50 hektare areal sawah terendam.“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Bencana banjir sudah kita laporkan ke dinas terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Saat ini, kondisi air sungai masih penuh,” imbuhnya. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler