Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dua rumah yang habis terbakar masing-masing milik Ngatmin (50), dan Eko Supriyono (35). Sedangkan satu rumah rusak ringan milik Juremi (45).

Informasi yang didapat menyebutkan, awal mula kebakaran diketahui berasal dari rumah Ngatmin, sekitar pukul 09.00 WIB. Meski sempat diketahui, namun warga mengalami kesulitan untuk memadamkan kebakaran karena hembusan angin kencang yang menyebabkan api cepat membesar.

Usai melalap rumah Ngatmin, kobaran api menjalar ke rumah Eko Supriyono yang ada di sebelah baratnya. Rumah Eko ini akhirnya juga rata dengan tanah.

Setelah rumah Eko, kobaran api sempat menyambar rumah Juremi. Namun, rumah dari kayu ini akhirnya bisa diselamatkan dan hanya mengalami rusak sebagian saja.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Untuk tafsir kerugian diperkirakan mencapai Rp 100 juta,” kata Sekretaris Kecamatan Gubug Kuspriyati.Mengenai penyebab kebakaran, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun dugaan sementara, kebakaran disebabkan hubungan arus pendek listrik dari rumah Ngatmi Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler