Sidak Pasar Tradisional, Tim Gabungan Temukan Produk Makanan Berformalin di Blora
Dani Agus
Senin, 13 Mei 2019 16:19:59
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kandungan rodamin ditemukan pada jajanan anak anak seperti kerupuk dan juga kudapan ringan. Jajaran ini warnanya tampak sangat mencolok dan setelah dilakukan pengecekan dengan Spektrofotometri Ultra Violet, terlihat makanan tersebut menggunakan pewarna yang mengandung rodamin atau pewarna tekstil.
Sementara untuk makanan yang mengandung formalin di temukan pada ikan basah dan juga kerupuk mentah. Namun untuk menyakinkan makanan tersebut mengandung bahan-bahan yang berbahaya bakal dilakukan uji lanjutan di laboratorium.
[caption id="attachment_164519" align="aligncenter" width="720"]
Kapolres Blora AKBP Antonius Anang bersama tim gabungan saat melakukan sidak di pasar tradisonal Sido Makmur, Senin (13/5/2019). (MURIANEWS.com/Dani Agus)[/caption]Plt Kadinas Kesehatan Blora Lilik Hernanto menjelaskan, bahan-bahan berbahaya itu kalau menumpuk di dalam tubuh bisa menyebabkan penyakit, seperti kanker.
Terkait dengan temuan itu, pihaknya bakal memberikan pembinaan kepada para pedagang supaya tidak lagi menggunakan bahan yang berbahaya untuk campuran makanan yang dijualnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



