Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kasi Pelayanan Bidang Yansoskesmas PMI Grobogan Gesit Kristyawan menyatakan, persediaan darah hari ini totalnya ada 120 kantong. Terdiri golongan darah A sebanyak 21 kolf atau kantong, golongan darah B (66), golongan darah O (28), dan golongan darah AB (5).

”Persediaan golongan darah AB ini kurang aman karena hanya 5 kantong saja. Untuk golongan darah lainnya masih mencukupi,” kata Gesit, Kamis (16/5/2019).

Sebelum Ramadan lalu pihaknya berhasil mengumpulkan banyak persediaan darah. Namun, sebagian besar persediaan sudah terpakai selama bulan puasa ini.

Menurut Gesit, selama bulan puasa jumlah pendonor darah memang turun drastis. Di mana, pendonor yang datang ke kantor PMI per hari hanya sekitar tiga sampai lima orang. Sementara pada kondisi sebelum puasa, jumlah pendonor bisa mencapai 25 orang sehari.

Untuk mengantisipasi kebutuhan darah pada masa lebaran pihaknya berupaya menambah persediaan dengan mengadakan kegiatan donor darah di beberapa titik selama bulan puasa. Seperti di Alun-alun Purwodadi dan beberapa rumah makan hingga di gereja-gereja.

“Dari layanan pakai mobil khusus ini hasilnya cukup bagus. Rata-rata ada 20 pendonor yang didapat,” sambungnya.Gesit mengharapkan kerelaan masyarakat untuk menyumbangkan darahnya bagi kemanusiaan pada bulan puasa ini. Dia menegaskan, pada dasarnya, melakukan donor darah pada saat berpuasa tidak masalah atau tidak membahayakan.“Sebenarnya, tidak masalah dengan donor darah pada saat puasa. Meski demikian, kalau ragu-ragu bisa melakukan donor pada malam hari usai berbuka atau tarawih,” imbuhnya. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News