Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sebelumnya, korban memang sempat dicari pihak keluarga bersama puluhan warga. Sebabnya, korban yang pamit cari ikan sejak pagi, tidak kunjung pulang hingga malam.

Pihak keluarga sudah mencoba mencari korban di sejumlah tempat namun hasilnya nihil. Selanjutnya, pihak keluarga meminta bantuan pada warga setempat serta melaporkan kejadian itu pada perangkat desa.

Setelah dapat laporan, puluhan warga kemudian mulai melakukan pencarian di sepanjang saluran irigasi di Desa Mlilir. Namun, upaya pencarian di lokasi ini tidak membuahkan hasil.

Sekitar pukul 23.00 WIB, ada kabar penemuan mayat di saluran irigasi Desa Kemiri. Setelah dicek, korban tersebut adalah Kartiwa yang sudah dicari sejak beberapa jam lalu. Lokasi penemuan mayat ini berjarak sekitar 2 kilometer dari Desa Mlilir.

Kapolsek Gubug AKP Sunaryo menyatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda kekerasan atau bekas penganiayaan pada tubuh korban. Menurutnya, penyebab meninggalnya korban adalah akibat tenggelam.”Tidak ada bekas penganiayaan, diagnose sementara korban meninggal karena tenggelam,” ujarnya. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler