Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Peristiwa perampokan diperkirakan terjadi pada pagi hari tetapi baru dilaporkan pada pihak kepolisian sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan penjelasan petugas, perampokan itu diketahui setelah Wahono (33) warga Sukolilo Pati selaku pengelola KSP Bersemi mendapat kabar jika telah terjadi pencurian di kantornya, sekitar pukul 11.00 WIB.

Setelah dapat kabar ini, Wahono segera meluncur ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi yang diterima. Begitu sampai kantor, ia mendapati pintu kantor dalam keadaan rusak dan bisa dibuka.

[caption id="attachment_164942" align="aligncenter" width="1279"] Sejumlah alat yang diduga digunakan para rampok untuk mencongkel KSP Bersemi ditemukan petugas di lokasi kejadian. (MURIANEWS.com/Dani Agus)[/caption]

Kemudian, brankas yang ada di dalam kantor kondisinya juga rusak tetapi tidak sampai terbuka. Selanjutnya, ia melaporkan kejadian itu ke Polsek Godong.
Kemudian, brankas yang ada di dalam kantor kondisinya juga rusak tetapi tidak sampai terbuka. Selanjutnya, ia melaporkan kejadian itu ke Polsek Godong.Kapolsek Godong AKP Dedy Setyanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tindak pencurian dengan pemberatan di kantor KSP Bersemi yang beralamat di jalan Melati Indah RT 04, RW 01 Desa Ketitang tersebut.Dari olah TKP, pelaku diperkirakan masuk kantor dengan merusak pintu. Dalam ruangan kantor ditemukan satu gunting besi dan tiga buah linggis yang diperkirakan ditinggalkan oleh pelaku.“Kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kasus ini. Untuk kerugian tidak ada karena brankas belum bisa terbuka,” katanya.Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler