Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dalam rangka pelaksanaan program tersebut, Pemkab Blora telah melangsungkan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, Senin (20/5/2019). Koordinasi ini dihadiri Bupati Blora Djoko Nugroho, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, Kepala Balai Besar Veteriner Wates, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Blora.

Kepala Balai Besar Veteriner Wates Bagoes Poermadjaja menyampaikan, program BEKERJA berupa pengembangan ternak unggas untuk RTM, yang dalam hal ini ayam joper merupakan salah satu bentuk dukungan Kementerian Pertanian dalam hal pengentasan kemiskinan di daerah. Kegiatan ini berasal dari Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, yang dalam pelaksanaannya diserahkan kepada Balai Besar Veteriner Wates.

Menurutnya, program ini akan diberikan kepada 9.953 RTM yang ada di Kabupaten Blora. Setiap RTM akan menerima bantuan 50 ekor ayam joper, sekaligus pakan, obat-obatan dan pelatihan pembuatan kandangnya secara gratis.

“Total akan ada 497.650 ekor ayam yang dibagikan kepada RTM di Blora. Setelah dibagikan, masing-masing RTM akan didampingi untuk pengembangannya. Diharapkan pengembangan ternak ayam joper ini bisa berkelanjutan dan mendongkrak penghasilan ekonomi RTM sehingga bisa keluar dari garis kemiskinan,” jelasnya.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Blora Gundala Wijasena menegaskan, bantuan program BEKERJA ini akan diprioritaskan untuk 17 desa yang telah dipetakan Pemkab Blora. Baik, desa miskin kategori I maupun II.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Blora Gundala Wijasena menegaskan, bantuan program BEKERJA ini akan diprioritaskan untuk 17 desa yang telah dipetakan Pemkab Blora. Baik, desa miskin kategori I maupun II.Sementara itu, Bupati Djoko Nugroho pun menyambut positif program BEKERJA yang diberikan Kementerian Pertanian untuk Kabupaten Blora tersebut. Menurutnya, program itu dinilai bagus dan harus didukung penuh agar sasaran pengentasan kemiskinan di Kabupaten Blora benar-benar tercapai.“Program pengentasan kemiskinan berupa bantuan ternak ayam untuk warga miskin dari Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Veteriner Wates ini harus dikawal bersama. Camat, Kades, bersama Pendamping PKH, Bhabinkamtibmas dan Babinsa harus bisa sinergi agar program terlaksana dengan baik, tepat sasaran dan berhasil mengurangi kemiskinan hingga dua digit,” tandasnya. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler