Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Selama hampir satu jam, hujan mengguyur wilayah yang tengah dilanda kekeringan tersebut. Meski hanya berlangsung satu jam namun turunnya hujan itu disyukuri warga. Sebab, adanya air hujan bisa ditampung untuk kebutuhan mandi dan minum ternak.

Selain itu, para petani juga gembira dengan turunnya hujan tersebut. Hal ini cukup beralasan karena sebagian petani saat ini sudah waktunya menyiram tanaman dan sebagian lainnya sedang bersiap menanam palawija. Dengan adanya hujan maka pekerjaan mereka menjadi terbantu.

“Hujan ini sudah lama sekali dinantikan petani. Dengan adanya hujan ini maka lebih mudah mengolah tanah,” kata Eko, petani di Desa Genuksuran, Kecamatan Purwodadi yang saat ini sedang bersiap menanam kacang hijau.

Turunnya petani juga dirasa memudahkan sebagian petani yang hendak mengocor atau menyiram tanaman jagung serta bawang merah. Sebab, air hujan itu sebagian tertampung di embung dan sumur gali yang ada di sawah. Dengan kondisi ini, mereka tidak perlu pergi jauh ke sungai untuk mengambil air secara manual atau memakai mesin pompa buat menyiram tanaman.
Turunnya petani juga dirasa memudahkan sebagian petani yang hendak mengocor atau menyiram tanaman jagung serta bawang merah. Sebab, air hujan itu sebagian tertampung di embung dan sumur gali yang ada di sawah. Dengan kondisi ini, mereka tidak perlu pergi jauh ke sungai untuk mengambil air secara manual atau memakai mesin pompa buat menyiram tanaman.“Setelah diguyur hujan, sumur ini airnya bisa terisi hampir separuhnya. Dengan begitu, saya tidak perlu repot karena persediaan air sebanyak ini sudah mencukupi hingga beberapa hari,” cetus Cipto, petani bawang merah di Desa Sugihan, Kecamatan Toroh. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler