Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tak tanggung-tanggung, untuk mewujudkannya, pemkab telah menganggarkan dana sebesar Rp 1,9 miliar. Dana itu diharapkan bisa membuat lahan tersebut produktif dan bisa dimanfaatkan masyarakat.

Kepala Disperindag Grobogan Karsono mengatakan, pembangunan pusat kuliner di bekas terminal bus dimulai pada bulan Juli ini hingga pertengahan November 2019. Sebelum pembangunan dimulai, pihaknya sudah memindahkan sejumlah pedagang yang mendirikan kios di lahan seluas 1.233 meter persegi tersebut.

”Semua pedagang yang sebelumnya di sini sudah dipindah. Begitu selesai mereka akan kembali lagi,” katanya

Menurutnya, pembangunan pusat kuliner dialokasikan anggaran sebesar Rp 1,9 miliar. Sumber dana pembangunan pusat kuliner ini berasal dari dana insentif daerah (DID).

”Nantinya, ada 28 kios yang akan dibangun di lokasi tersebut. Kios tersebut diperuntukkan bagi pedagang lama dan PKL yang ada di sekitar bekas terminal,” tambahnya.
”Nantinya, ada 28 kios yang akan dibangun di lokasi tersebut. Kios tersebut diperuntukkan bagi pedagang lama dan PKL yang ada di sekitar bekas terminal,” tambahnya.Ia menambahkan, sebelumnya pada tahun 2018, pusat kuliner sudah didirikan di lahan PT KAI di jalan Soponyono yang sebelumnya dipakai pasar pagi. Karena bangunan sudah tak layak, pemerintahpun membongkar dan membangun kembali. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler