Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pemberangkatan kloter 92 yang berisi 40 orang jemaah dilangsungkan selepas Subuh. Kemudian, sekitar pukul 08.30 WIB dilanjutkan pemberangkatan 354 jemaah haji kloter 93.

Setelah itu, giliran jemaah haji kloter 94 sebanyak 353 orang yang berangkat pada pukul 11.00 WIB.  Terakhir, pemberangkatan dilakukan untuk kloter 95 yang berisi 331 jemaah haji pada pukul 16.30 WIB.

Proses pemberangkatan jemaah haji sempat diwarnai keterlambatan selama 30 menit untuk rombongan kloter 94. Penyebabnya, ada satu jemaah dari Kecamatan Ngaringan yang terlambat tiba di pendapa karena kendaraan pengantarnya terjebak kemacetan pegecoran jalan.

“Satu jemaah yang terlambat ini kita tunggu dulu sampai tiba di pendapa. Oleh sebab itulah, pemberangkatan untuk kloter 94 tadi terlambat sekitar 30 menitan,” kata Kasi Pendidikan Agama Islam Kemenag Grobogan Abdul Rois.

Sementara itu, Asisten II Pemkab Grobogan Ahmadi Widodo meminta para petugas yang mendampingi jamaah haji diminta untuk mengemban tugas dengan amanah. Yakni, memberikan pelayanan maksimal pada jamaah selama berada di tanah suci. Terlebih, dalam rombongan kali ini banyak terdapat jamaah haji berusia lanjut.

“Tugas pendamping ini sangat berat. Untuk itu, saya minta agar para petugas ini bisa bersikap sabar dan amanah selama menjalankan tugas. Terutama sekali dalam melayani jamaah yang sudah sepuh (tua),” terangnya.Ia juga meminta para jamaah untuk selalu menjaga kesehatan. Sebab, pelaksanaan ibadah haji membutuhkan fisik yang prima agar semua rangkaian ibadah bisa dilakukan dengan sempurna.Salah satu hal yang diingatkan adalah para jamaah sangan sampai mengalami dehidrasi. Untuk itu, selama berada di tanah suci, para jamaah diminta untuk banyak minum air putih. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler