1 Jemaah Terjebak Macet, Pemberangkatan Kloter 94 di Grobogan Tertunda 30 Menit
Dani Agus
Sabtu, 3 Agustus 2019 13:45:35
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Pemberangkatan kloter 92 yang berisi 40 orang jemaah dilangsungkan selepas Subuh. Kemudian, sekitar pukul 08.30 WIB dilanjutkan pemberangkatan 354 jemaah haji kloter 93.
Setelah itu, giliran jemaah haji kloter 94 sebanyak 353 orang yang berangkat pada pukul 11.00 WIB. Terakhir, pemberangkatan dilakukan untuk kloter 95 yang berisi 331 jemaah haji pada pukul 16.30 WIB.
Proses pemberangkatan jemaah haji sempat diwarnai keterlambatan selama 30 menit untuk rombongan kloter 94. Penyebabnya, ada satu jemaah dari Kecamatan Ngaringan yang terlambat tiba di pendapa karena kendaraan pengantarnya terjebak kemacetan pegecoran jalan.
“Satu jemaah yang terlambat ini kita tunggu dulu sampai tiba di pendapa. Oleh sebab itulah, pemberangkatan untuk kloter 94 tadi terlambat sekitar 30 menitan,” kata Kasi Pendidikan Agama Islam Kemenag Grobogan Abdul Rois.
Sementara itu, Asisten II Pemkab Grobogan Ahmadi Widodo meminta para petugas yang mendampingi jamaah haji diminta untuk mengemban tugas dengan amanah. Yakni, memberikan pelayanan maksimal pada jamaah selama berada di tanah suci. Terlebih, dalam rombongan kali ini banyak terdapat jamaah haji berusia lanjut.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



