Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sebelum ditemukan meninggal, korban sudah beberapa hari diketahui mondar-mandir di sekitar Desa Parakan.

Diperkirakan, korban merupakan seorang gelandangan, karena tidak membawa tanda pengenal. Identitas korban bisa terlacak setelah polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu kali pertama diketahui oleh Sri Murwani (31), yang saat itu sedang di rumah sendirian. Saat itu, Sri sempat mendengar seperti suara benda terjatuh di depan rumahnya.

Ketika dilihat lewat jendela, ia melihat ada orang yang tertelungkup di bangku depan rumah, sehingga membuatnya ketakutan. Kemudian, ia pun segera meminta tolong pada tetangga sekitarnya.

Tidak lama kemudian, warga segera berdatangan ke lokasi. Setelah diperiksa, pria yang tertelungkup di atas bangku itu sudah dalam keadaan meninggal dunia. Peristiwa itu, selanjutnya dilaporkan pada perangkat desa dan diteruskan pihak kepolisian.
Tidak lama kemudian, warga segera berdatangan ke lokasi. Setelah diperiksa, pria yang tertelungkup di atas bangku itu sudah dalam keadaan meninggal dunia. Peristiwa itu, selanjutnya dilaporkan pada perangkat desa dan diteruskan pihak kepolisian.Kapolsek Karangrayung AKP Lamsir mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan tanda penganiayaan pada tubuh korban. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Purwodadi guna pemeriksaan lebih lanjut.“Kami juga mengamankan sejumlah barang milik korban. Antara lain, satu buah sarung, pakaian dan uang sebesar Rp 272 ribu.Dari keterangan warga, korban sudah sekitar tiga hari terakhir terlihat mondar-mandir di Desa Parakan,” katanya. Reporter: Dani AgusEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News