Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Menurut Agus, progres pekerjaan pembangunan TKRM saat ini sudah berkisar 48 persen. Dari pihak pelaksana selanjutnya mengajukan pencairan termin tahap I. Sebelum pengajuan pencairan ini disetujui, terlebih dulu perlu dilakukan pemeriksaan lapangan untuk memastikan progres pekerjaan sudah sesuai laporan atau belum.

“Dalam pemeriksaan ini, juga ada keikutsertaan dari tim TP4D serta inspektorat. Kami minta jika menemukan sesuatu yang kurang pas dalam pemeriksaan supaya disampaikan saja. Dengan demikian, apa yang terlihat kurang itu bisa langsung diperbaiki oleh rekanan atau pelaksananya,” tegas Agus.

Agus mengatakan, TKRM semula memang berkonsep taman atau ruang publik. Namun, setelah ada koordinasi dengan pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindah) terkait relokasi PKL, desainnya mengalami perubahan.

‘’Semula konsepnya memang taman untuk memenuhi ruang terbuka hijau. Setelah ada Disperindag berkoordinasi, kami pun memodifikasi dan menyesuaikan desain yang sudah ada. Jadi, kami tidak bisa mengubahnya 100 persen,” jelasnya.

Proyek perkerjaan pembangunan TKRM tersebut dibiayai dana APBD 2019 senilai Rp 4,9 miliar. Paket pekerjaan tersebut dikerjakan CV Kusuma dari Kota Semarang.

“Dalam desain pekerjaan, taman tersebut rencananya dilengkapi 140 kios untuk menampung PKL. Di sebelah selatannya juga sudah dibangun shelter PKL yang dikerjakan Dinas Koperasi dan UMKM menggunakan bantuan dana dari Kementrian Koperasi,” sambungnya.Sementara itu, PPTK Pembangunan TKRM Gunawan Widyanto menambahkan, meski pembangunan ditargetkan selesai pada 23 Oktober 2019, namun PKL belum bisa menempati lokasi tersebut. TKRM baru bisa siap ditempati PKL direncanakan pertengahan Desember mendatang.Sebab, pekerjaan TKRM tersebut belum termasuk penataan drainase di sisi luar, dan pemasangan paving untuk area parkir. Menurut Gunawan, paket tersebut baru dianggarkan pada APBD Perubahan 2019. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler