Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Saya minta, jangan mudah terpengaruh dengan berita hoaks di media sosial. Jika membutuhkan informasi, sebaiknya bisa menghubungi guru atau pihak kepolisian,” kata Choiron saat melangsungkan silaturahmi dengan pelajar asal Papua yang sekolah di Grobogan, Kamis (22/8/2019).

Sejumlah perwira ikut mendampingi Choiron dalam kesempatan itu. Antara lain, Wakapolres Kompol Dwi Hendro Pudianto, Kasat Intelkam AKP Antonius Wiyono, Kapolsek Purwodadi AKP Sudarwati, dan Kapolsek Toroh AKP Sucipto.

[caption id="attachment_171269" align="alignleft" width="1280"] Kapolres AKBP Choiron El Atiq didampingi sejumlah perwira berfoto bareng dengan pelajar asal Papua yang sekolah di Grobogan, Kamis (22/8/2019). (MURIANEWS.com/Dani Agus)[/caption]

Saat ini, jumlah pelajar asal Papua di Grobogan tercatat ada 11 orang yang kesemuanya perempuan. Dari 11 pelajar ini, sembilan orang diantaranya sekolah di SMAN 1 Toroh. Terdiri 4 orang kelas X, 2 orang kelas XI, dan 3 orang kelas XII. Sedangkan dua orang lagi sekolah kelas XI di SMKN 2 Purwodadi.

Mereka ini berasal dari beberapa kabupaten di Papua. Antara lain, Kabupaten Yapen, Waropen, Manokwari, Sorong, Yahokimo, dan Maybrat.

Choiron meminta para pelajar tetap konsentrasi penuh untuk menyelesaikan sekolahnya di Grobogan. Ia memastikan akan menjamin keamanan para pelajar asal Papua tersebut.“Saya minta adik-adik ini fokus pada sekolahnya. Saya memastikan, mereka aman-aman saja disini,” tegasnya.Dalam kesempatan itu Choiron juga merasa bangga karena diantara pelajar asal Papua itu ternyata ada yang sempat bertugas jadi anggota Paskibraka tingkat kecamatan. Bahkan, ada juga yang sudah bisa bicara dengan Bahasa Jawa dan Macapat. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler