Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


”Banyak masyarakat yang minta tolong kepada saya agar Stasiun Wado bisa diaktifkan lagi. Mereka kejauhan kalau harus ke Cepu atau Randublatung dulu. Wado itu pertengahan antara Cepu dan Randublatung. Paling tidak kereta ekonomi saja yang bisa berhenti di situ Pak Direktur,” kata Djoko.

Menurut Djoko, beberapa waktu lalu dirinya sudah pernah menyampaikan hal ini kepada Direktur Daop 4 Semarang yang lama. Namun hingga kini belum ada tanggapan.”Kalau memang perlu saya mengirim surat resmi, nanti akan saya buatkan lagi agar bisa segera ditindak lanjuti,” sambungnya.

Pernyataan senada juga disampaikan Wakil Bupati Arief Rohman. Menurut Arief, transportasi yang paling aman dan nyaman adalah kereta api. Masyarakat Kedungtuban dan sekitarnya sangat menginginkan agar bisa naik kereta lagi dari Stasiun Wado.

Selain meminta agar Stasiun Wado diaktifkan, Arief juga meminta agar ada tambahan jam pemberangkatan kereta kelas eksekutif tujuan Jakarta dari Stasiun Cepu. Pasalnya banyak tamu-tamu dari Jakarta yang akan ke Blora kesusahan mencari jadwal kereta api.
Selain meminta agar Stasiun Wado diaktifkan, Arief juga meminta agar ada tambahan jam pemberangkatan kereta kelas eksekutif tujuan Jakarta dari Stasiun Cepu. Pasalnya banyak tamu-tamu dari Jakarta yang akan ke Blora kesusahan mencari jadwal kereta api.Sementara itu, Direktur Daop 4 Semarang Muhammad Nurul Huda menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti permintaan Bupati Blora tersebut. ”Siap Pak Bupati, dan Pak Wakil Bupati. Usulannya akan kita tindaklanjuti agar dikaji oleh tim operasional yang mengatur jam pemberangkatan kereta. Semoga nanti bisa segera ditetapkan,” katanya. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler