Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kebakaran pertama terjadi di Desa Cingkrong, Kecamatan Purwodadi sekitar pukul 03.30 WIB. Dalam peristiwa ini, satu bangunan rumah milik Gufror Zaenuri ludes terbakar. Diperkirakan kebakaran disebabkan dari korsleting listrik.

Kebakaran kedua terjadi di Dusun Palang, Desa Pojok, Kecamatan Tawangharjo, sekitar pukul 07.00 WIB. Dalam peristiwa ini, ada dua rumah yang ludes dilalap si jago merah. Masing-masing milik Kasmuri (62), dan Sarpan (60).

[caption id="attachment_172900" align="aligncenter" width="1280"] Sejumlah warga memeriksa puing-puing rumah yang ludes dilalap api. (MURIANEWS.com/Dani Agus)[/caption]

Informasi yang didapat menyebutkan, kebakaran kali pertama diketahui dari rumah Kasmuri di bagian belakang yang digunakan untuk kandang sapi. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena pemiliknya sudah berangkat ke sawah.

Dalam waktu singkat, kobaran api cepat membesar karena banyak jerami kering. Tidak lama kemudian, api sudah melalap rumah kayu berukuran 11x11 meter tersebut beserta barang berharga di dalamnya. Termasuk satu ekor sapi.
Dalam waktu singkat, kobaran api cepat membesar karena banyak jerami kering. Tidak lama kemudian, api sudah melalap rumah kayu berukuran 11x11 meter tersebut beserta barang berharga di dalamnya. Termasuk satu ekor sapi.Setelah itu, amukan api juga menjangkau rumah Sarpan yang ada di sampingnya. Kebakaran akhirnya bisa dipadamkan setelah ada dukungan tiga armada damkar.Camat Tawangharjo Mundakar menyatakan, akibat kebakaran tersebut nilai kerugian material diperkirakan mencapai Rp 130 juta. “Untuk korban jiwa nihil. Penyebab kebakaran diperkirakan dari api bediang,” katanya. Reporter: Dani AgusEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler