Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

MURIANEWS.com, Grobogan - Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi, pihak kepolisian menetapkan satu orang tersangka terkait meninggalnya siswa SMPN 4 Purwodadi Dimas Angga Prasetya (13) pada Selasa (17/9/2019) kemarin. Tersangka ini adalah MA (13) yang statusnya masih di bawah umur. Antara tersangka dan korban ini sebelumnya sudah saling kenal dengan baik.


Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq membenarkan jika sudah ada satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Meski demikian, pihaknya tidak melakukan penahanan karena tersangka masih di bawah umur dan berstatus pelajar. Tersangka akan dikenakan wajib lapor.


Dijelaskan, sebelumnya tersangka memang sempat menghadang korban saat pulang sekolah dan terjadi perkelahian di antara keduanya. Saat berkelahi, korban sempat terjatuh dan kepalanya membentur jalan cor.


“Kejadian ini berawal dari saling ejek antara pelaku dan korban,” katanya pada wartawan, Rabu (18/9/2019).




[caption id="attachment_173094" align="aligncenter" width="1280"] Warga mengantar
jenazah korban ke pemakaman umum Dusun Gatak, Desa Sembungharjo, Kecamatan
Pulokulon, Rabu (18/9/2019). (MURIANEWS.com/Dani Agus)[/caption]

Menurutnya, korban yang terjatuh di jalan sempat ditolong warga yang lewat dan dilarikan ke Puskesmas Pulokulon II. Namun, dalam perjalanan menuju puskesmas, korban meninggal dunia.


Menurutnya, korban yang terjatuh di jalan sempat ditolong warga yang lewat dan dilarikan ke Puskesmas Pulokulon II. Namun, dalam perjalanan menuju puskesmas, korban meninggal dunia.

Sementara itu, meski sudah meninggal kemarin, jenazah korban baru dimakamkan pada siang tadi pukul 14.00 WIB di pemakaman umum Dusun Gatak, Desa Sembungharjo, Kecamatan Pulokulon. Pemakaman sempat tertunda cukup lama karena menunggu kedatangan ayah korban yang bekerja jadi buruh proyek di Padang, Sumatera Barat.

Seperti diberitakan, korban ditemukan dalam kondisi lemas di jalan antardesa, turut Desa Nambuhan, Kecamatan Purwodadi, sekitar pukul 13.30 WIB. Korban diketahui bernama Dimas Angga Prasetya (13), siswa kelas VIII E.

Sebelum ditemukan warga, Angga diketahui sempat mengantar pulang temannya di Desa Nglobar mengendarai sepeda motor. Setelah itu, Angga langsung bermaksud pulang ke rumahnya di Dusun Kepoh, Desa Karangharjo, Kecamatan Pulokulon.

Tidak lama kemudian, beberapa warga mendapati tubuh Angga tergeletak di pinggir jalan. Selanjutnya, warga langsung melarikan korban ke Puskesmas Pulokulon II. Namun, Angga akhirnya meninggal dalam perjalanan menuju ke puskesmas.

Reporter: Dani Agus

Editor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler