Kemarau Panjang, Ratusan Warga Bandungsari Grobogan Salat Istisqa Minta Hujan
Dani Agus
Senin, 23 September 2019 16:45:26
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Desa Bandungsari Ledy Heriyanto mengatakan, pada musim kemarau ini, banyak warga yang diterpa kesulitan untuk mendapatkan air. Sebab, selama empat bulan terakhir, di wilayah desanya belum terguyur air hujan. Kondisi itu membuat warga cemas lantaran sungai dan sumber air bersih sudah mulai menipis.
“Kekeringan kali ini memang cukup parah, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Saat ini, persediaan air sudah kecil sekali dan warga khawatir kehabisan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya, Senin (23/9/2019).
Dikatakan, beberapa hari sebelum melaksanakan salat Istisqa, sebagian warga ada yang menjalankan puasa. Selain warga, salat minta hujan juga diikuti puluhan santri dari beberapa pondok pesantren yang ada di Bandungsari.
“Kami berharap dalam waktu dekat sudah turun hujan. Sebab, dalam waktu dekat sudah memasuki musim tanam sehingga petani butuh banyak air guna mempersiapkan lahan pertanian,” imbuhnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



